China Sebut Para Warganya Diperas di Indonesia



Pemerintah China melalui Kedutaan Besar-nya di Jakarta menuduh oknum pejabat bea cukai memeras para warga China yang berwisata di Indonesia dengan memaksa memberikan tips ilegal di lokasi pemeriksaan. Beijing kesal dan mendesak Pemerintah Indonesia menindak para oknum pejabat yang memeras warga China.

Kedutaan China telah menerbitkan sebuah tulisan di situsnya yang berisi seruan pada turis-turis mereka agar tidak menyerah pada tekanan oknum pejabat Indonesia untuk membayar tips ilegal.

“Indonesia telah menjadi tujuan populer bagi wisatawan China, dengan lebih dari 1,4 juta pengunjung dari daratan (China) yang bepergian ke negara Asia Tenggara pada tahun lalu,” bunyi pernyataan Kedutaan China.

Media Beijing, Chongqing Times, memuat testimoni para turis China yang mengaku dipaksa membayar tips ilegal mulai dari 100 yuan hingga 300 yuan atau sekitar Rp193.000 hingga Rp580.000.

Menurut laporan tersebut, para oknum pejabat yang bekerja untuk sejumlah kantor termasuk di bea cukai, imigrasi di bandara dan biro inspeksi dan karantina.

Tuduhan kepada Indonesia ini telah dipublikasikan secara luas di China sejak pekan. Bahkan ada video yang di-posting online yang menunjukkan seorang turis China dipaksa untuk membayar 500 yuan (sekitar Rp967.000) di sebuah bandara di Indonesia.

Orang yang mengunggah video itu mengatakan bahwa oknum petugas bea cukai melihatnya sedang merekam dan dia akirnya diinterogasi.

”Mereka berulang kali menginterogasi saya dan mengirim saya ke ruang tunggu. Mereka mendorong saya dan mengklaim bahwa mereka akan menolak saya masuk,” kata pengunggah video yang menolak diidentifikasi tersebut.

Kedutaan Besar China di Jakarta mengatakan, bahwa salah satu stafnya telah memberitahu petugas di Kantor Imigrasi Indonesia dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tentang tuduhan ini.

Kedutaan telah mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah yang cepat guna menghentikan ancaman terhadap wisatawan China. ”Pemerintah Indonesia mengatakan akan menindaklanjuti laporan itu secara serius, tetapi kasus ini  terisolasi,” bunyi pernyataan Kedutaan China, seperti dikutip South China Morning Post, Jumat (17/3/2017). [Sumber : sindonews.com]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NO EDIT! TANGAN BU GURU INI JADI 3 SAAT BERFOTO DI KERETA KENCANA

VIDEO DETIK-DETIK PNS SELINGKUH DIGEREBEK SUAMI SENDIRI, TERNYATA SUDAH TIGA KALI...

Minta Uang RP 200rb Kepada Sopir Pengangkut Barang Seorang Polisi Nyaris Tewas Di Bacok