" Melamar kerja dituntut punya KTP, ijazah, SKCK Dll. Pekerja Asing datang tanpa ada paspor langsung kerja dapat gaji 15 Juta "



 " Melamar kerja dituntut punya KTP, ijazah, SKCK, dan lain-lain. China Ilegal datang tanpa ada paspor langsung kerja dapat gaji 15 Juta "
DPR : Di kita, orang ingin kerja saja dituntut miliki KTP & KK. Ini orang asing tidak miliki paspor dapat bekerja. Usut!

Sebanyak 70 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina yang diduga ilegal diamankan oleh Subdit I Industri serta Perdagangan (Indag) Reserse Kriminil Khusus (Krimsus) Polda Banten. Puluhan TKA ini untuk sementara ditahan karena tidak dapat menunjukkan dokumen resmi untuk bekerja di Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai pemerintah Indonesia benar-benar kecolongan. Imigrasi serta kemenaker butuh menjelaskan dengan cara transparan kenapa orang asing dapat masuk serta bekerja di Indonesia tanpa ada dokumen resmi.

 " Bila kita masuk ke negara lain, rasa-rasanya pemeriksaan cukup ketat serta berlapis. Semuanya di check. Bukan sekedar dokumen, maksud dan alamat tinggal juga senantiasa di tanya. Mereka senantiasa waspada bila ada penyalahgunaan izin masuk, " kata Saleh waktu dihubungi, Jumat (5/8/2016).

 " Di kita, orang ingin bekerja saja dituntut miliki KTP serta KK. Ini orang asing tak miliki paspor, namun dapat bekerja. Mungkin saja bhs Indonesia juga tak dapat. Ini mesti diusut selesai, " sambungnya.

Keduanya sama Buruh Kasar, Buruh China Digaji 15 Juta, Pekerja Lokal Anak Negri Sendiri 2 Juta Satu bulan!
http :// nasional. news. viva. co. id/news/read/803909-buruh-china-digaji-15-juta--pekerja-lokal-2-juta-sebulan

Berdasar pada hasil kontrol sesaat, 70 warga Tiongkok ini adalah buruh pekerja kasar yang bekerja di perusahaan pabrik semen. Mereka diamankan aparat lantaran tak mempunyai dokumen ketenagakerjaan resmi yang di keluarkan dari kantor Imigrasi. 
Direktur Krimsus Polda Banten, Komisaris Besar Nurullah, menyampaikan 70 pekerja asal Tiongkok ini adalah sisi dari 500 pekerja Tiongkok yang bekerja di pabrik semen itu. Jumlah pekerja Tiongkok yang diamankan ini masihlah punya potensi jadi tambah, lantaran bekasnya masihlah cuti di negaranya. 
Yang lebih mengherankan lagi, dari pernyataan 70 pekerja ilegal Tiongkok ini pada penyidik, mereka rata-rata digaji oleh perusahaan yang mempekerjakan mereka sebagai buruh kasar di Banten sebesar Rp15 juta per bln.. 
Keadaan demikian sebaliknya malah dihadapi buruh warga sekitaran, yang juga bekerja sebagai buruh kasar di pabrik itu. Warga lokal cuma digaji Rp2 juta per bulannya. 
 " Mirisnya, tenaga kerja asal kita (Indonesia) cuma digaji Rp2 juta per bln.. Rata-rata /hari Rp80 ribu, sedang TKA rata-rata /hari Rp500 ribu, " tutur Nurullah. 

Lalu, dari komposisi pekerja lokal serta asing di pabrik itu juga timpang. Berdarkan kontrol jumlah pekerja lokal cuma 30 %, serta 70 % pekerja asing. Nurullah menyatakan bakal memanggil perusahaan yang mempekerjakan warga Tiongok dengan cara ilegal ini. 
Berikut Komentar Sebagian Netizen : 
Bunda Ozivi Rumit ingin melamar kerja, ijazah, skck, ktp, dan lain-lain enak bgt tiongkok datang segera kerja upah 15 jt, Jokowi ditipu namun ko tidak memahami ditipu diplorotin 
Ali Kassidi Pemerintah saat ini sesungguhnya bagaimana ya... Lha saya saat ke china saja semuanya tas baju yg menempel di badan hingga di endus² 4SU herder... paspor di tanya kan... koq mereka para tenaga kuli china ini dapat bebas Tanpa ada paspor dapat masuk indonesia ki piye sisi imigrasine... ? Koq yo tunduk karo china... 
Fiat Trihadi Baru saja nonton iNEWS investigasi... " PLTU PARUH KURAU UNTUK SIAPA? " pekerjanya umumnya dri china... kerjanya sama juga dgn pkrja lokal.. tpi upahnya 15-18jtaan sdgkan pkrja lokal cuma 2jtaan.[Sumber : ragampopuler.blogspot.co.id]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NO EDIT! TANGAN BU GURU INI JADI 3 SAAT BERFOTO DI KERETA KENCANA

VIDEO DETIK-DETIK PNS SELINGKUH DIGEREBEK SUAMI SENDIRI, TERNYATA SUDAH TIGA KALI...

Minta Uang RP 200rb Kepada Sopir Pengangkut Barang Seorang Polisi Nyaris Tewas Di Bacok