Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Jokowi Sebut Tidak Ada Kepala Negara Seperti Dirinya

Gambar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim bahwa tidak ada seorang kepala negara di dunia yang seperti dirinya. Hal ini berkenaan dengan dukungan yang diberikannya demi menyukseskan program pengampunan pajak (tax amnesty).
Selama delapan bulan tax amnesty‎ berjalan, Jokowi mengaku digiring ke berbagai daerah untuk menyosialisasikan tax amnesty. Baginya, hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh kepala negara lain di dunia.
"‎Enggak ada negara lain yang seperti ini. Enggak ada. Enggak ada Presiden dibawa kemana-mana untuk tax amnesty. Cari di dunia. Di negara lain. Di Jakarta saya ngomong berapa kali mengenai amnesti, di Surabaya, Bandung, Semarang, Bali, Balikpapan," katanya dalam acara Farewell Tax Amnesty di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/2/2017). 
Bahkan, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sampai bertanya apakah Presiden Jokowi tidak lelah terus mengikuti kegiatan sosialisasi tax amnesty. Jokowi pun menjawab bahwa sejatinya dia le…

Polisi: Waspadai Laki-laki yang Beli Panci Jumlah Banyak

Gambar
Setelah terjadinya ledakan bom panci yang dilakukan oleh Yayat Cahdiyat di Bandung, polisi meminta masyarakat waspada jika ada pria yang berbelanja panci atau rice cooker dalam jumlah yang banyak. 
"Jadi kalau ada laki-laki beli panci atau rice cooker banyak-banyak, patut dicurigai. Coba ditanyakan, pedagang atau bukan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017).
Hal itu dilakukan setelah polisi menyita sejumlah barang dari rumah kontrakan Yayat, yang diduga sisa dari perakitan bom panci. 
"Ada panci cadangan 2, rice cooker 1, alat kabel, solder, gunting listrik, dan gulungan kabel, dan sebagainya tampaknya bagian dari sisa-sisa," jelas Boy. 
Penggeledahan itu dilakukan di rumah kontrakan Yayat di Kampung Ciharashas, Desa Sirnagalih, Cianjur, pada Senin (27/2). Yayat diketahui sudah 6 bulan mengontrak rumah tersebut. 
Sebagaimana diketahui, YC tewas dalam perjalanan k…

Kodam Jaya Bantah Bertemu Iwan Bopeng, Ini Penjelasan Polda Metro

Gambar
Kabid Humas Polda Metro, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menarik pernyataannya sebelumnya bahwa kasus Iwan Bopeng alias Fredy Tuhenay sudah dianggap selesai setelah Iwan dipertemukan dengan mantan pangdam Jaya, Mayjen TNI Teddy Lhaksmana (Saat ini Wakil Kepala BIN). Argo pun berkilah pernyataannya sebelumnya tersebut bukan sudah dipertemukan, melainkan masih rencana akan dipertemukan.
"Memang tidak ada ketemu di Kodam, tidak ada memang, belum, tapi kemarin direncanakan dipertemukan. Nantinya masih akan cek dulu keberadaan Iwan Bopeng dulu," ujar Argo berkilah saat dikonfirmasi Republika.co.id, Selasa (28/2).
Argo menegaskan, pihaknya melanjutkan kembali kasus tersebut dan masih memburu Iwan Bopeng. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi di Polres Jakarta Timur. "Iya (masih dicari Iwan Bopeng), dan masih pemeriksaan saksi. Tapi jumlah saksi saya belum dapat informasi," kata Argo.
Menurut Argo, status Iwan Bopeng saat ini masih belum ditetapk…

Diburu Polisi, Tamim Pardede: ‘Kencing Aja Belum Lurus, Mau Ngajak Saya Ribut, Gak Level’

Gambar
Terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI memang menuai banyak pro dan kontra. Banyak isu yang beredar jika terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI mengatakan jika Jokowi adalah seorang pendukung komunis. Salah satunya adalah salah seorang profesor yang menyebutkan jika Jokowi adalah pendukung komunis.
Tamim Pardede yang ternyata merupakan seorang profesor ahli biokimia kini menjadi buruan polisi lantaran menyebut Presiden Jokowi sebagai pendukung komunis. Hal tersebut ia sampaikan melalui video yang diunggahnya di situs YouTube. Meski diburu, ia mengaku tidak sedikit pun memiliki rasa takut.
Dalam video, diungkapkan oleh Kepala Riset Biokimia PT Amanah Semesta Alam tersebut bahwa dirinya tidak takut dengan peluru dan mengaku tidak level jika harus berperang dengan peluru.
“Menanggapi daripada ancaman dan rencana katanya orang pada mau tangkap saya itu. Entah kenapa mungkin tersinggung atau bagaimana terkait dengan statemen-statemen saya yang sering diunggah di youtube atau facebook segala m…

Kesaksian Habib Rizieq di Sidang Bikin Kubu Ahok Terdiam

Gambar
Habib Rizieq Shihab yang menjadi saksi ahli agama Islam di kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok) itu membeberkan dimana letak penistaan agama dalam pidato Ahok di kepulauan Seribu.
Habib Rizieq Shihab mengatakan, ada poin yang menjadi catatannya kalau pidato Ahok itu telah menistakan agama. Pertama, kata-kata, "jadi jangan percaya sama orang". Itu berarti siapapun yang mengatakannya, mengajak agar jangan percaya pada surah Al Maidah 51 yang mengajak tak memilih non-muslim.
"Kedua, kata, enggak pilih saya, itu memperjelas pernyataan yang dilontarkan terdakwa dalam konteks Pilkada. Itu tak ada hubungannya dengan perikanan. Itu berarti Pilkada," ujarnya di Kementan, Jaksel, Selasa (28/2/2017).
Ketiga, bebernya, kata, dibohongi pakai Al-Maidah 51, itu menimbulkan tanya siapa yang dibohongi? Tentu saja itu mengacu pada orang Islam yang dengar pidato tersebut. 
"Jadi terdakwa mengatakan dibohongi surat Al-Maidah, berarti dibohongi Al Quran…

Panglima TNI: Nawacita Omong Kosong Jika Korupsi Masih Terjadi

Gambar
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengemukakan jika lembaga yang dipimpinnya berkomitmen melaksanakan program Nawacita pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas segala praktik korupsi, khususnya yang terjadi di internal TNI. 
Hal itu diungkapkannya usai menghadiri acara Pelatihan Bersama sejumlah lembaga negara mengenai peningkatan kapasitas penegak hukum dalam menangani tindak pidana korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Santika Bintaro, Jalan Prof Dr Satrio Blok B7-A3-01, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Senin (27/2/2017).
"Alhamdulillah ada peningkatan jumlah personel TNI yang mengikuti pelatihan pada tahun ini, mencapai 50 peserta. Itu salah satu bukti keseriusan kami untuk memberantas korupsi sesuai program Nawacita pemerintah, karena Nawacita hanya akan jadi omong kosong belaka jika ternyata praktik korupsi itu masih terjadi," terangnya.
Gatot menambahkan, selama ini lembaganya mengawasi ketat segala praktik yang m…

Lakukan Penilangan, Polisi Ini Shock Berat Setelah Lihat Foto dan Nama di SIM Pengendara

Gambar
Surat Izin Mengemudi atau SIM merupakan salah satu kelengkapan berkendara yang wajib dimiliki oleh seorang pengendara, baik motor maupun mobil.

Tapi bagaimana ya, jika seorang pengendara justru membawa SIM palsu ketika sedang berkendara dan kena tilang polisi?

Baru-baru ini, sebuah peristiwa kocak yang sekaligus membuat hati prihatin dialami oleh seorang polisi di Makassar.

Peristiwa tersebut diceritakan dalam postingan di Instagram milik kepolisian Indonesia, @polisi_indonesia.

Seorang anggota Sat Lantas Polrestabes Makassar, yang bernama Aiptu Guritno, sedang melakukan tindakan penilangan terhadap pengendara bentor yang melawan arus.

Ia pun memeriksa kelengkapan surat-surat berkendara dari pengendara tersebut.

Namun betapa kagetnya Aiptu Guritno ketika memberikan SIM milik pengendara itu.
Pengendara itu ternyata membawa SIM palsu yang isinya membuat kaget.
SIM C yang dimiliki oleh pengendara tersebut isinya sangat kocak sekaligus membuat prihatin.

Pada bagian identitas diri, bukannya nama da…

Iwan Bopeng Dipertemukan dengan Pangdam, Polisi Sebut Kasus Clear

Gambar
Pria berbaju kotak-kotak yang mengamuk di tempat pemungutan suara (TPS) dan menghina tentara, Iwan Bopeng alias Fredy Tuhenay sudah dipertemukan dengan Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Teddy Lhaksmana. Dengan alasan itu, polisi menyebut kasus ucapan 'potong tentara' sudah selesai.
"Iwan Bopeng itu kemarin sudah dipertemukan dengan Panglima Kodam, itu sudah clear ya, sudah ya clear," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/2).
Argo mengimbau kepada masyarakat agar tidak berbuat onar seperti yang dilakukan oleh Iwan Bopeng pada Pilkada DKI Jakarta yang bakal digelar 19 April mendatang. Ia menyarankan agar masyarakat memilih sesuai hati nurani saja terhadap dua pasangan calon yang akan bertarung.
"Peran serta masyarakat untuk ikut serta ya bagaimana mencipatakan kemanan di pilkada putaran kedua, sampaikan ke teman-teman dan saudara-saudaranya untuk ikut sesuai aturan yang ada, tidak usah mebuat k…

Raja Salman: Kami Berdiri di Belakang Islam

Gambar
Sebelum bertolak ke Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz juga berkunjung ke Malaysia. Dalam lawatan ke Negeri Jiran tersebut, ia mengatakan bahwa pihaknya akan berdiri di belakang Islam, termasuk dalam menangani berbagai isu terkait agama yang mungkin terjadi di dunia.

"Kami Kerajaan Arab Saudi dengan segala kekuatan siap untuk membantu dan bekerja sama dalam berbagai hal maupun gerakan yang terkait dengan isu Muslim," ujar Raja Salman dalam pidatonya dalam jamuan makan malam di Malaysia seperti dilansir Al Araby, Senin (27/2/2017).

Kunjungan Raja Salman ke Malaysia menjadi yang pertama selama lebih dari satu dekade terakhir. Televisi nasional negara itu memperlihatkan kedatangan Raja Arab Saudi yang disambut oleh Perdana Menteri Najib Razak hingga upacara kenegaraan di Parlemen.

Setelah Malaysia, Raja Salman akan melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Ia mengunjungi Jakarta dan Bali pada 2 hingga 9 Maret bersama dengan rombongan sekitar 1.500 orang. Selanjutnya, perja…

Polda Jabar bentuk polisi santri

Gambar
Polda Jawa Barat membentuk polisi santri dan bertugas berkunjung ke surau atau masjid-masjid yang ada di wilayah masing-masing untuk menyampakan tentang agama islam.
“Pendekatan-pendekatan agamis perlu dilakukan di Jawa Barat, oleh karena itu dibentuk lah Polisi Santri ini. Sementara ini setiap Polres hanya ada sepuluh, mungkin nanti ada angkatan kedua, jadi yang sepuluh ini tugasnya nanti setelah keluar dari pesantren dan di luar jam dinas, setiap hari silahkan anda keliling ke surau-surau juga masjid untuk berdakwah,” kata Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan, seperti dikutip dari Tribratanews, hari ini.
Anton mengatakan, polisi saat ini bukan hanya dituntut untuk menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan polisi juga dituntut memiliki ilmu agama Islam.
Anton mengaku program Polisi Santri yang pernah ia terapkan di Sulawesi Selatan banyak mendapat apresiasi dari masyarakat.
“Saat itu apresiasi masyarakat terhadap Polisi Santri sangat baik, bahkan ada beberapa poli…

Kebijakan Presiden Chechnya: Polisi dan Tentara Harus Shalat Subuh Berjamaah di Masjid

Gambar
Presiden Republik Chechnya Ramzan Akhmadovich Kadyrov mewajibkan para polisi dan tentara menunaikan shalat Isya dan shalat Subuh di Masjid. Kebijakan yang islami ini menuai apresiasi dari masyarakat Muslim dunia.
Seperti dilansir Islamedia, Ramzan Akhmadovich Kadyrov dikenal sebagai presiden yang memiliki akar ideologi Islam yang kuat. Ia lahir di Tsentoroi, Chechen-Ingush ASSR, Chechnya pada 5 Oktober 1976 lalu.
Meski usianya baru 39 tahun dan memimpin Chechnya belum sampai 10 tahun, Ramzan Akhmadovich Kadyrov telah banyak memperlihatkan karya spektakuler. Di bawah kepemimpinanya, Chechnya menjadi negara dengan tingkat pembangunan yang membuat masyarakat internasional angkat topi. Negara yang sebelumnya hancur porak-poranda karena perang kini disulap menjadi negeri yang indah dan bersih.
Ramzan Akhmadovich Kadyrov merupakan anak dari Akhmad Kadyrov, seorang ulama sekaligus Mufti Pejuang Chechnya pada masa perang. Akhmad Kadyrov dilantik menjadi Presiden Republik Chechnya yang pertama da…

Yang Berwenang Memberhentikan Ahok Itu Jokowi, Kenapa Tjahjo Pasang Badan?

Gambar
Pihak yang berwenang untuk menghentikan sementara Basuki T. Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah Presiden Joko Widodo. Karena itu sangat mengherankan Mendagri Tjahjo Kumolo pasang badan, dan bahkan siap dicopot kalau keputusannya tersebut dinilai inkonstitusional.
Demikian disampaikan mantan petinggi Polri yang juga Dewan Pakar ICMI Pusat, Anton Digdoyo, lewat pesan singkat yang diterima pagi ini. 
"Pemberhentian sementara Ahok ini tugas dan wewenang Presiden. Bukan tugas dan wewenang Mendagri. Maka kenapa Mendagri pasang badan siap dicopot jika salah putusan. Ya, jelas salah wong bukan wewenang dia kok putuskan. Dan, ya tak mungkin dicopot. Yang nyopot menteri kan Presiden," ungkapnya. 
"Saya sebagai mantan pejabat tahulah psikobirokrasi. Mendagri pasang badan itu pasti sudah kongkalikong dengan Presiden dan Presiden tak akan nyopot Mendagri. Anak balita saja tahu lah," sambung Anton.
Dia menegaskan saat ini rakyat menuntut Ahok segera diberhentikan sementara; …

Kisah Pensiunan TNI AL yang Berani Menampar Prabowo Subianto

Gambar
Azwar Syam, seorang pensiunan TNI Angkatan Laut dengan pangkat terakhir kolonel, menjadi sosok yang cukup dibicarakan di Palu, Sulawesi Tengah.
Bagaimana tidak, Azwar diketahui sebagai orang yang berani menampar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, saat berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/02/2017).
Tangan Azwar Syam menampar keras pipi mantan Danjen Kopassus tersebut. Namun, tamparan itu tidak membuat Prabowo marah.
"Saya rindu dengan tamparannya," kata Prabowo Subianto sambil tersenyum.
Ya, Prabowo tengah bernostalgia bertemu Azwar Syam, saat melakukan kunjungan ke Palu. Karena itu, saat bertemu Azwar Syam, Prabowo meminta lelaki tua itu menampar pipinya.
Azwar Syam merupakan pelatih Prabowo saat sedang menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata RI atau Akabri.
Azwar Syam dinilai Prabowo sebagai pelatih yang paling keras terhadap para taruna Akabri saat itu. Namun, kerasnya Azwar Syam punya alasan, yaitu bagaimana menanamkan kedisiplinan terhada…

Dibalik Kehidupan Mewahnya, Ternyata Raja Salman Masih Berhutang Dengan Indonesia

Gambar
Saat berkunjung ke Indonesia, Raja Salman pun tidak terlepas dari kehidupan mewahnya. Tak hanya itu saja, diapun juga membawa 1.500 orang dalam satu rombongan. Tapi siapa sangka, jika ternyata orang nomor satu di Arab Saudi itu masih memiliki hutang yang belum dibayar, yakni meyantuni korban yang tertimpa crane di Mekah beberapa waktu lalu, yang hingga kini masih belum jelas.
Seperti yang diketahui, pada tahun 2015 lalu, sebanyak 107 orang meninggal, dan 223 orang cedera dari jatuhnya crane di Masjdil Haram. Dari korban itu, 12 diantaranya merupakaan jamaah asal Indonesia yang mennggal dan 49 lainnya luka-luka. ⠀ Dikutip dari okezone, Terkait insiden itu, Raja Arab menjanjikan santunan sebesar satu juta riyal atau setara Rp3,8 miliar untuk korban meninggal dan 500 ribu riyal untuk korban luka-luka. Dia juga menjanjikan memberangkatkan haji gratis bagi keluarga korban. Namun, setelah setahun lebih berlalu janji ini belum juga terlaksana. ⠀ Nah, apakah kehadiran Raja Salman nanti akan ada di…

Ini Bripda Hongcin yang bikin heboh medsos

Gambar
Bripda Hongcin kini kian santer namanya di media sosial setelah adanya video yang beredar siswa polisi wanita (polwan) yang dihukum terkait masalah hirarki dengan seniornya.
Bintara Polri lulusan Pendidikan pembentukan (Diktuk) Brigadir Polwan angkatan 44 tahun 2015/2016 merupakan polwan yang sedang dihebohkan oleh media sosial.
Bripda Hongcin bertugas di staf di Direktorat Sabhara Polda Sumbar, ia adalah anak bungsu dari empat bersaudara, orang tua laki-laki dari Bripda Hongcin bernama Bachtiar HS yang berprofesi sebagai wiraswasta dan ibu Halwani yang bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Ketika dikomfirmasi tentang arti nama HONGCIN, ia menyebutkan bahwa namanya berasal dari kata Hongkong dan Cina. Nama tersebut diberi oleh ayahnya dikarenakan pada saat dirinya lahir pada hari Selasa tanggal 1 Juli 1997 di Jorong Koto Tengah Nagarai Sikabau Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, bertepatan dengan kembalinya Hongkong ke Cina setelah dijajah oleh Inggris.
“Nam…

Paus: Ateis Lebih Baik Dari Orang Katolik Yang Munafik

Gambar
Paus Fransiskus mengatakan kepada para pengikutnya, lebih baik menjadi seorang ateis daripada menjadi orang Katolik yang menjalani kehidupan ganda yang munafik.
"Begitu banyak orang Katolik seperti itu," katanya Kamis (23/2) dalam misa pagi di kediamannya di Vatikan, seperti dikutip VOA Indonesia, hari ini.
"Ada orang yang mengatakan 'saya sangat Katolik, saya selalu pergi ke Misa, saya ikut pekumpulan ini dan itu,” kata kepala Gereja Katolik yang mempunyai 1,2 miliar pengikut, menurut transkrip Radio Vatikan.
Tetapi, tambahnya, orang-orang itu juga harus mengatakan, "'Hidup saya tidak sesuai dengan iman Kristiani, saya tidak membayar gaji karyawan dengan memadai, saya mengeksploitasi orang, melakukan bisnis kotor, mencuci uang, dan munafik'."
Paus kemudian mengutip ucapan yang sering didengarnya: "Daripada menjadi seorang Katolik seperti itu, lebih baik menjadi seorang ateis."
Paus Fransiskus sebelum ini telah mengejutkan gereja dengan sikapn…

Polda Metro Masih Cari Iwan Bopeng

Gambar
Polda Metro Jaya masih menyelidiki dan mencari tahu keberadaan Iwan Bopeng.  "Masih dalam penyelidikan. Kita tunggu saja ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi di Jakarta, Rabu (22/2).

Argo menambahkan, penyidik masih belum bisa mengkonfirmasi lebih lanjut perihal perkembangan kasus tersebut menunggu sampai posisinya jelas. 

"Jadi kami masih mencari tahu dia ada di mana posisinya. Sedang kami lakukan penyelidikan ada di mana dan aparat masih bekerja," jelas Argo.

Polisi pun belum bisa memastikan apakah Bopeng dikenakan kasus dugaan tindak pidana pemilu karena diduga melakukan aksi sweeping di TPS 25, 26, dan 27 di Palmeriam, Jakarta Timur.

"Semuanya tetap harus pemeriksaan saksi dulu, baru diketahui ada unsur apa, apakah ITE, KUHP, kan gitu makanya nanti akan kami selidiki dulu," kata dia.

Saat ditanyakan apakah sudah ada pihak yang melaporkan kasus tersebut, menurutnya hingga saat ini belum ada laporan yang masu…

Polisi Selidiki Video Polwan Yang Sebut Hong Cin

Gambar
Mabes Polri masih menyelidiki beredarnya video siswi Sekolah Polisi Wanita yang ditegur pelatih atau seniornya karena menyebut nama Hongcin tanpa sebutan "ibu", yang viral di media sosial. 
"Akan kami selidiki dulu siapa penyebarnya. Apa benar seperti di berita itu? Saya belum bisa menyatakan itu hoax atau tidak, karena harus diselidiki dulu kebenarananya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri hari ini.
Video Polwan ini kali pertama diunggah oleh akun Facebook Markas Syariah FPI Banten dengan tulisan, "Dianggap enggak sopan, polisi dihukum dan dibentak warga Tionghoa... Harga diri polisi sudah terjual".
Dalam rekaman video itu, tampak seorang siswi Sepolwan yang sedang ditegur oleh seniornya untuk meminta maaf kepada Hongcin dan rekan seletingan seniornya di seluruh Indonesia. Siswi tersebut kemudian meminta maaf kepada seorang bernama Hongcin karena telah memanggil nama tanpa embel-embel ibu. 
"Saya meminta m…

Kalapas Diduga Raba Dada Tahanan Wanita, Ratusan Napi Bukit Tinggi Ngamuk

Gambar
Ratusan narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukit Tinggi mengamuk, Kamis (23/2/2017) siang. Kemarahan ratusan napi dipicu tindakan tidak senonoh Kalapas Klas II Bukit Tinggi Lisabetha Hardiarto yang diduga meraba dan meremas dada seorang tahanan wanita.
Ratusan napi Lapas Bukit Tinggi mengamuk sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka berteriak-teriak dan menggedor-gedor teralis besi tahanan. Suasana lapas pun menjadi gaduh dan panas karena para napi sudah emosi. Untuk meredam kemarahan para napi,  personel Satuan Pengendali Massa (Dalmas) Polres Bukit Tinggi dikerahkan ke Lapas Bukit Tinggi. Kemarahan para napi pun akhirnya bisa diredam dan polisi berjanji mengusut kasus dugaan pecehan seks ini.
Afrianto, seorang narapidana  menyebutkan, pelecehan seks yang diduga dilakukan oleh Kalapas Lisabetha Hardiarto kepada Vani (18), seorang tahanan wanita kasus narkoba sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah mendapat pelecehan seks, Vani masuk ke sel tahanannya sambil menangis.
“Saat ditanyai teman s…

Sadis! Pria Penggal dan Bawa Kepala Korban Keliling Kampung

Gambar
Gus Setiawan (39) warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, yang mengontrak di Jalan Pangeran Ayin, Dusun 01 Kenten Laut, tewas mengenaskan dengan kepala terpenggal, Kamis (23/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sadisnya kepala Gus Setiawan yang sudah dipenggal dibawa berkeliling kampung oleh pelaku Zumrowi (40) yang juga pemilik kontrakan tempat korban tinggal. 
Belum diketahui pasti penyebab pelaku dengan sadis memenggal kepala korban. Hanya saja, pelaku diketahui memiliki riwayat penyakit kejiwaan dan memiliki kartu kuning.
Menurut keterangan Hendra, yang merupakan sepupu pelaku, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah warga di tempat kejadian perkara (TKP) atau tepatnya di Dusun 01 histeris setelah pelaku membawa kepala korban berkeliling dusun.
"Kepala korban dipegang pelaku dan berkeliling di sekitar dusun. Sontak saja, warga berteriak dan melaporkan kejadian ini ke Pos Polisi Kenten," ungkap dia, kepada SINDO, Kamis (23/2/2017).
Mendapat laporan ini, polisi lan…

Ulang Tahun? Hati-hati, Bakteri Telur Busuk dapat Menyebabkan Mata menjadi Buta

Gambar
Perayaan hari ulang tahun di kalangan remaja terkadang memang berlebihan. Entah siapa yang memulai tradisi ini, seolah ulang tahun merupakan ajang untuk ngerjai bahkan menyiksa teman yang lagi berulang tahun.
Aneka cara menyiksa teman yang ulang tahun, seperti ditaburi tepung, dilempar telur, atau disiram air. Tapi, tahukah kita bahwa melempar telur ke kepala itu berbahaya. Seperti apa y ang diunggah oleh akun facebook resmi Polres Tebing Tinggi.
Di postingan itu menyebutkan bahwa, seorang siswa mengalami kebutaan setelah dikerjai temannya saat perayaan ulang tahun. Berikut keterangannya: Selamat sore mitra humas Polres Tebing Tinggi, admin akan memberikan Sekedar info: Ada anak sekolah ultah, terusss kebiasaan anak2 itu kan suka nyeplokin telor busuk, tolong jangan dikasi, soalnya ada kejadian siswa yg diceplokin telor, kebetulan kena matanya, namun setelah dibersihkan siswa tsb tdk bs melihat, sdh dibawa ke 4 dokter mata, infonya kornea matanya hrs diangkat karena BAKTERI dari telor bus…

Gadis 8 Tahun Ini Menahan Rasa Paling Sakit yang Pernah Ada Demi Selamatkan Sang Ibu

Gambar
Tak hanya orangtua, anak pun ingin melakukan hal yang terbaik untuk orangtuanya. Hal inilah yang coba dilakukan bocah perempuan asal Tiongkok ini. Ia rela merasakan hal paling sakit yang pernah ada demi selamatkan sang ibu.
Xiao Huixuan adalah gadis berusia 8 tahun. Meski masih anak-anak, ia telah mengambil sebuah tanggungjawab besar dalam hidupnya. Ibu Xiao yang bernama Ba Lili didiagnosa menderita leukimia pada tahun 2015. Untuk bisa selamat, Ba Lili harus melakukan operasi donor tulang sumsum. Sayangnya, semua anggota keluarganya tak memiliki kecocokan tulang sumsum. Hanya satu orang yang bisa menyelamatkannya, yaitu putrinya sendiri.
Xiao menjadi satu-satunya pendonor yang cocok. Sadar hanya dirinyalah yang bisa menyelamatkan sang ibu, Xiao pun bersedia menjadi pendonor. Namun, proses menjadi pendonor pun tak mudah bagi Xiao. Gadis asal Shandong, Tiongkok ini harus menaikkan berat badannya hingga mencapai 30 kg. Syarat ini harus terpenuhi demi bisa menjadi pendonor yang memenuhi kri…

Soal Video Ancaman Iwan Bopeng, Polda Metro: Tunggu Saja Nanti...

Gambar
Saat ini media sosial heboh video ancaman di tempat pemungutan suara yang dilakukan seorang tim sukses Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Dia adalah Iwan Bopeng yang marah dan mengancam di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan, pihaknya memastikan bakal memeriksa Iwan Bopeng yang marah di video itu. "Ya jelas diperiksa. Ya tunggu aja nanti. Kita kan sedang penyelidikan," papar dia, Senin (21/2).
Argo belum bisa memastikan, apakah benar Iwan adalah tim sukses pasangan nomor urut dua atau hanya simpatisan saja. "Kita kan belum memeriksa, kita harus sesuai fakta. Kalau memang itu nanti dia orang siapa, pendukung siapa, nanti akan ketahuan setelah diperiksa," sambung Argo.
Sebelumnya pria itu tak hanya muncul di satu TPS saja. Argo Yuwono mengatakan, saat ini mereka akan menyelidiki kasus dugaan intimidasi itu. “Nanti kan kita selidiki ya apakah itu unsur pidana atau tidak,…