Postingan

Menampilkan postingan dengan label Peristiwa

Sulawesi Geger! Emas Bermunculan di Sungai. Warga Kaya Mendadak. Sehari Dapat 30 Gram

Gambar
Warga yang tinggal di Desa Ulunggolaka, tiba-tiba menjadi kaya raya ketika sungai yang melintasi desa tersebut dipenuhi emas setelah banjir minggu lalu. Ratusan warga pun menyerbu lokasi penemuan emas yang terletak di Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Lokasi penemuan emas ini menyedot perhatian warga sejak sepekan terakhir. Bahkan, ada warga yang disebut berhasil mendulang emas di lokasi itu 10 gram-30 gram emas dalam satu hari. Mardin, salah satu warga yang mendatangi lokasi penemuan emas ini, menjelaskan bahwa saat baru ditemukan hanya warga sekitar lokasi saja yang melakukan pendulangan emas. "Sekitar empat hari kabar menyebar luas akhirnya sekarang ratusan orang padati lokasi. Kalau kami berbicara hasil memang ada, Pak. Saya saja bisa dapat sampai 30 gram sekali mendulang. Pendulangan masih manual," katanya, Senin (24/4/2017). Dia juga menambahkan, lokasi pendulangan emas itu jauh dari perkampungan. "Jauh juga lokasinya....

DUA PELAJAR DIGREBEK NYARIS BUGIL DI WARNET, EH... MALAH DIPERAS DAN 'DITINDIH' SAMA OKNUM POLISI

Gambar
Seorang oknum polisi yang bertugas di Satnarkoba Polres Nias,  dilaporkan atas tuduhan pemerasan dan pemerk0saan terhadap seorang gadis berusia 16 tahun alias anak baru gede (ABG). Laporan itu diterima Polres Nias setelah oknum polisi tersebut menggerebek sepasang remaja yang tengah berduaan di warnet. “Oknum polisi itu Brigadir D, sementara gadis tersebut berinisial S dan laki-lakinya berinisial R. Keduanya berusia 16 tahun,” kata Wakapolres Nias, Kompol Herwansyah, Selasa (2/5). Herwansyah mengatakan kejadian itu bermula Selasa (25/4) lalu. Saat itu, ada laporan masyarakat tentang pengguna narkoba di salah satu warnet yang ada di Nias. Petugas yang mendapat laporan tersebut kemudian menuju ke lokasi. “Petugas Satuan Narkoba ke sana, ternyata tidak ditemukan pengguna narkoba. Kemudian ditemukan kedua remaja itu diduga mengakses situs porno,” ujarnya. Saat dicek, kedua remaja itu sudah menurunkan celana masing-masing. Polisi yang mendapati hal tersebut kemudian hendak membawa merek...

BIADAB! USAI SHALAT DHUHA, 4 SISWA SD DISETRUM KEPALA SEKOLAH, BEGINI KRONOLOGINYA...

Gambar
4 Siswa SDN Lowokwaru III Kota Malang disebut-sebut 'korban' kepala sekolah, Tjipto Yuwono. Mereka disetrum dengan dalih terapi. Orangtua siswa protes, menyebut aksi setrum itu tidak manusiawi. Aksi Tjipto tengah diselidiki Dinas Pendidikan Kota Malang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah menyebut ada beberapa siswa yang mengalami hal sama. Tetapi, menurut dia hanya satu wali murid yang memberikan syarat (pengaduan) yang harus dipenuhi. "Masih diselidiki. Kalau sanksi belum bisa (disebutkan)," kata Zubaidah, Selasa (2/5/2017) kemarin. Anita, orangtua RA siswa kelas 6 yang mengaku disetrum kepala sekolah, menyatakan, penyetruman berdalih terapi terjadi pada Selasa (25/4/2017) lalu. Saat itu, para siswa usai mengikuti salat Duha. Semua siswa diminta kembali ke kelas, kecuali 4 siswa termasuk RA yang tetap di musala. "Tidak ada alasan jelas waktu itu," ujar Anita dengan nada marah. Menurut Anita, mata anaknya ditutup. Kalau dibuka akan ditempeleng. ...

Polisi Gendong Biduan, Netizen: “Persetan gaji dibayar dari pajak, yang penting tariikk maangg..”

Gambar
Oknum polisi ini habis dibully netizen. Bagaimana tidak. Ia tertangkap kamera tengah beraksi menggendong artis sambil bernyanyi. Aksi itu dianggap tidak pantas. Sebab, oknum polisi tersebut masih mengenakan seragam polisi. Sejumlah netizen mencibir oknum polisi tersebut. Bahkan beberapa dari mereka membandingkan aksi gendong artis itu dengan aksi pembubaran ceramah Ustaz Felix Siauw di Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/4/2017) lalu. Netizen heran dan menganggap polisi sekarang sangat mudah membubarkan ceramah agama. Mereka menilai polisi tidak lagi bermitra dengan masyarakat, tapi bermitra dengan pejabat. “Pakean dan pangkat dipundak bkan utk mengayomi dan melindungi masyarakat tp utk memanggul biduan seksi, manggulnya penuh hasrat ni polisi, pasti dapat penghargaan satya lencana dr Tito, jokowi dan Ahok,” ucao Li Chon Wei saat mengomentari foto yang diposting Tari Wahyudi, Rabu (2/5/2017). “Harus dipecat sebagai polisi dan sebagai suami dan sudah murtad,” imbuh Hariadi Nazaroedin. “Lihatl...

TAK SENGAJA, ATRAKSI PESAWAT MEMUNCULKAN LAFAL ALLAH, TIM JUPITER : ITU KEBESARAN ALLAH...

Gambar
Atraksi Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU kembali mencuri perhatian karena manuvernya memunculkan lafal Allah di langit Yogyakarta. TNI AU mengatakan itu tidak disengaja. Pada gambar yang viral di media sosial, terlihat Tim Jupiter tengah beraksi. Foto tersebut diambil dalam acara Jogja International Air Show (JIAS) 2017 yang digelar di Pantai Depok, Bantul, pada Minggu (30/4) kemarin. "Air show dalam rangka bulan Dirgantara di Yogya," ujar Kadispen TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (3/5/2017). Di foto yang viral ini, terlihat 6 pesawat membentuk formasi. Dua di paling ujung bahkan dalam posisi miring. Dari asap yang dikeluarkan 6 pesawat itu, ternyata membentuk lafal Allah. Namun ternyata, hal tersebut bukanlah disengaja. Formasinya memang sudah dilatihkan, tapi untuk bentuk lafal Allah, Jemi mengatakan bukan bentuk kesengajaan. "Tidak sengaja, itu mungkin kebesaran Allah, sehingga bisa membentuk tulisan Allah," jelasnya. Tim Jupiter ...

FENOMENA ANEH DI JAWA TIMUR PERTANDA PULAU JAWA AKAN TERBELAH ?

Gambar
Fenomena alam misterius yakni sumur-sumur amles yang terjadi di Kediri, Jawa Timur terus berlanjut. Jumlah sumur yang ambles di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, setiap hari terus bertambah. Bahkan kini sudah menjalar ke desa tetangga, yakni Dusun Jatirejo, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu. Data terakhir, total sumur yang ambles di dua desa itu sebanyak 131 titik. Perincian sumur-sumur yang ambles di Desa Manggis terbagi di empat dusun. Yakni, Dusun Nanas 33 sumur, Dusun Jambean 9 sumur, Dusun Dorok paling banyak 80 sumur, dan Dusun Manggis 1 sumur. Rembetannya yang sampai ke Dusun Jatirejo, Desa Gadungan, sebanyak 8 sumur juga ambles. Semakin meluasnya peristiwa sumur ambles dengan jumlah 131 titik membuktikan bahwa fenomena alam itu bukanlah peristiwa biasa. Kemarin (29/4) tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) langsung meninjau lapangan. Tim PVMBG yang diketuai Hery Purnomo mengumpulkan beberapa data temuan yang masih dikaji. Dia menyebutkan, peristiwa yang cukup...

Ngeri! Polisi Roboh Ditikam Anggota TNI. Warga yang Hendak Melerai Tersungkur Kena Tembak

Gambar
Perkelahian sengit terjadi antara oknum anggota TNI dan oknum polisi. Akibatnya, seorang warga yang ingin melerai roboh terkena tembakan. Perkelahian itu terjadi pada Jumat (28/4/2017) sore di Kawasan Bandara Alas Louser Kutacane Ds. Alur Buluh Kec. Semadam Kab. Aceh Tenggara (Agara). Mereka yang bertikai antara Brigpol Satrio, oknum Anggota Polres Agara dengan oknum anggota TNI AD, Prada Jefri NRP 31150640100994 Tabak SMS Raipur C Yon Armed 17/K/RC. Sedangkan warga yang tertembak merupakan salah satu masyarakat setempat, yakni Samri (38) petani yang beralamat di Ds. Jambur Papan Kec. Semadam Kab. Agara. Dia kena tembak saat berusaha melerai perkelahian. Sementara, Brigpol Satrio mengalami luka tikam pada bagian perut. Berdasarkan informasi dihimpun, hari itu pada pukul 16.45 Wib, Prada Jefri bersama temannya mendatangi Kawasan Bandara Alas Louser untuk nongkrong sore sambil mengobrol dan mengembala domba. Lalu sekitar pukul 17.00 Wib, Brigpol Satrio bersama seorang temannya melintas d...

Viral! Arafah Rianti Rekam Polisi Sedang Melakukan Hal Ini, Netizen Langsung Ricuh

Gambar
Sebuah aksi tak terpuji dari oknum polisi kembali menjadi sorotan netizen. Kali ini aksi menerima uang suap dari pengguna jalan yang ditilang tersebut direkam oleh seorang pengguna Instagram bernama @arafahrianti. Komika Arafah Riyanti mengunggah sebuah video di akun Instagramnya, Kamis (27/4/2017). Dalam video tersebut, terlihat seorang oknum polisi menerima uang dari pengendara mobil yang ditumpangi Arafah Rianti. Dalam caption video tersebut, Arafah mengaku kecewa pada oknum polisi lantaran sikap oknum polisi yang dianggapnya melakukan pungli. Arafah merekam seorang polisi yang sedang menerima ‘uang damai’ dari pengguna jalan yang ditilang. Tampak seorang polisi dan seorang pengguna mobil tawar-menawar soal nominal uang yang akan digunakan sebagai ‘uang damai’. Tidak dijelaskan, dimana video itu diambil, tetapi dari istilah “cepek” dan dialek yang digunakan dalam percakapan itu, peristiwanya diduga terjadi di kawasan Jabodetabek. Berikut adalah postingan @arafahrianti di Instagram :...

Polisi Apa Rampok? Lakukan Penindakan Sampai Rusak Motor di Daerah Ini, Netizen Langsung …

Gambar
Selalu saja oknum yang memanfaatkan situasi dan kondisi yang dia miliki. Apalagi orang itu memiliki kekuasaan untuk menekan korbannya. Misalnya saja anggota kepolisian, seperti yang terjadi dalam kasus di video ini. Pemilik akun Facebook bernama Ahmad Zulfian mengunggah video pada tanggal 25 April 2017. Di video tersebut tampak tindakan semena-mena yang dilakukan oleh anggota polisi. Video ini telah dilihat sebanyak 299 ribu tayangan dengan lebih dari 3 ribu kali dibagikan. Bahkan ada lebih dari 3 ribu komentar di sana. Menurut Ahmad Zulfian, selaku pengunggah video, kejadian ini terjadi di wilayah Jakarta Barat. Seorang anggota polisi berusaha merebut kunci motor seorang pengendara. Bahkan karena aksi tarik menarik ini motor itu sampai terjatuh dan membuat kemacetan. Seperti ini cerita yang dijelaskan oleh Ahmad Zulfian: “Polisi apa Rampok? Cerita tadi siang 25 april sekitar jakbar di jlan pengendara motor punya sim tau-tau di berhentikan polantas n menanyakan surat-surat pengendara, ...

Ngeri! dibuang ke dalam sumur 15 meter, Mantan Anggota TNI bertahan hidup dengan lakukan hal seperti ini

Gambar
Radimin (57) warga Sarirejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal ini, tak menyangka setelah silaturahmi ke orang tuanya malah berujung petaka. Pada hari Senin (27/3/2017) malam, dirinya sampai di Bawen setelah  berkunjung ke tempat orang tuanya di Yogyakarta. Seperti dilansir Grid.ID dari kompas.com (3/4), Radimin ini seorang purnawirawan TNI yang terakhir bertugas tahun 2012 itu. Dia pernah bertugas di Kodam IV/Diponegoro, Korem Makutarama 073/Salatiga, dan terakhir bertugas sebagai prajurit Kodim 0715/Kendal. Malam itu, dia mengendarai motor maticnya Yamaha Xeon sendirian, dari Yogyakarta ke arah Bawen. Namun sesampainya di Bawen, bapak satu anak ini tidak langsung ke arah Semarang lalu Kendal, namun berbelok ke arah Solo. Tujuannya mampir ke Lopait Tuntang untuk membeli beberapa perkakas memasak seperti wajan, cetakan kue, dan sotil. “Saat mau pulang, tepatnya di tanjakan setelah pintu keluar tol Bawen, saya dihentikan oleh dua orang tidak dikenal,” kata Radimin. Dengan cepat, Radimin l...

Usai Tabrak Lari, Anggota DPRD Fraksi Golkar Ini Tewas di Bawah Pohon

Gambar
Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ditemukan tewas di bawah pohon bambu. Korban sebelumnya terlibat tabrakan di jalan raya dan kabur menghindari amukan massa. Jenazah korban saat ini telah disemayamkan di rumah duka dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Peristiwa yang terjadi pada pukul 15.25 Wita, Minggu, (23/4/2017) itu, bermula saat korban, Andi Sulam Mangampara sedang mengendarai mobil dinas bernomor polisi DW 282 A dan menabrak seorang pejalan kaki, Husni Tahang di Jalan Raya Panyula, Kelurahan Panyula, Kecamatan Taneteriatang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Warga setempat yang geram kemudian hendak menghakimi korban. "Ada orang yang dia tabrak tapi dia lari dikejar sama warga," kata Andi Arham, salah seorang kerabat korban. Korban berupaya menghindari amukan warga dengan memacu mobil dinasnya namun nahas korban kembali menabrak sepeda motor bernomor polisi DW 3416 AJ yang melaju dari arah berlawanan. Korb...

Video Detik Detik Penembakan Mobil Dilubuk Linggau Yang Bikin Heboh

Gambar
Mobil Honda City jadi sasaran tembakan polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, karena kabur saat razia kendaraan. 1 Orang tewas dan beberapa terluka. Video ini diambil oleh warga sekitar lokasi sesaat setelah mobil berwarna hitam itu berhenti karena ditembaki polisi, Selasa (18/4/2017) siang. Tampak seorang polisi dengan senjata di pundak, mengeluarkan penumpang mobil dan membawa ke ambulans. Situasi riuh. Warga menyaksikan proses itu. Ada yang mengira penembakan itu terkait terorisme. Ternyata bukan. "Saya kira suara ban pecah. Karena (korban) diseret-seret, masyarakat sempat mengira itu penangkapan teroris," kata warga setempat, Ihrom, di Jl Yos Sudarso, Lubuklinggau, Rabu (19/4/2017). Sopir Diki tak berhenti saat disetop polisi karena khawatir dicegat. Ia tak memiliki SIM. Ditambah lagi, pajak mobil telat.[Sumber : batamnews.co.id ]  

Mobil Satu Keluarga Dihujani Tembakan, Polisi Jangan Jadi Koboi Jalanan

Gambar
Ketua Ombusman RI Amzulian Rifai menyesalkan adanya penembakan yang dilakukan Polisi terhadap mobil yang dikendarai satu keluarga sehingga menyebabkan adanya korban tewas. "Sungguh memilukan polisi menembak kendaraan sedan sarat penumpang anak-anak dan orang tua hanya karena menghindar dari razia di Kota Lubuk Linggau wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. Sehingga tembakan langsung merenggut satu nyawa penumpang sedan," kata Amzulian Rifai saat dihubungi KORAN SINDO, Selasa malam (18/4/2017).   Menurut dia, polisi seharusnya profesional menghentikan laju kendaraan tidak dengan tembakan yang mematikan. Tindakan ini, kata dia, hanya memperburuk citra Polri yang memang sedang tidak bagus. (Baca: Mobil Berisi Satu Keluarga Dihujani Tembakan, Satu Tewas dan Lima Kritis) "Kejadian ini jelas merugikan ditengah upaya keras pimpinan Polri meraih kepercayaan dari publik. Kita berharap Kapolda menindak tegas anggota Polri yang sudah bertindak seperti koboi tersebut dan sudah mencab...

BEGINI KRONOLOGI LENGKAP KESADISAN RONI MENGHABISI NAYA DAN GILANG SERTA ANIAYA KINARA!

Gambar
Tiga dari empat pelaku pembunuhan sadis di Mabar berhasil diamankan Kepolisian Sumatera Utara (Poldasu) hanya dalam tiga hari. Dua diantara pelaku yang ditangkap ikut membantu Andi Lala melakukan pembunuhan terhadap keluarga sepupu istrinya itu. Informasi dari Mapolda Sumut, seorang tersangka bernama Rony (20), diringkus dari rumahnya di Jalan Pembangunan 2, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang. Sedangkan dua lainnya, Andi Syahputra (27), dan Irwansyah (33), diringkus di rumah Surahman, warga Desa Sei Alim Lum Ulu, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Rabu (12/4) pagi pukul 10.00 WIB. Penangkapan Andi Syahputra dan Irwansyah berawal dari laporan masyarakat tentang adanya dua pemuda yang diduga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), berada di rumah Surahman. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Air Batu Polres Asahan bersama tim gabungan Jahtanras Polda Sumut turun ke lokasi. “Sampai di TKP, kedua tersangka langsung kita bekuk,” kata Kapolsek Air Batu AKP Martoni Li...

SELAIN SERING BERKATA KASAR, KEPSEK SMAN 3 PANYABUNGAN LARANG SISWA SHALAT ZUHUR

Gambar
Kadis Pendidikan Madina didesak segera mencopot Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan, Doharni Siregar dari jabatannya. Desakan itu disampaikan oleh para siswa dan guru dengan aksi unjukrasa di lapangan sekolah SMAN 3, Senin 17 April 2017. Aksi tersebut mencuat atas sikap Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 3 Doharni Siregar yang disinyalir sering merendahkan guru di depan siswa. Pernyataan sikap yang disampaikan perwakilan Guru SMAN 3 Panyabungan, mengatakan bahwa Doharni Seregar merasa SMAN 3 Panyabungan milik pribadinya, segala administrasi guru dan pegawai dipersulit, perkataan semena-mena atau kasar terhadap para guru sehingga membuat guru sering menangis, meremehkan keluarga atau ikut campur dalam urusan guru. Tidak itu saja, Doharni Siregar juga selalu meremehkan guru di depan siswa, dan apabila guru berhalangan masuk sangat sulit untuk mendapatkan izin. Satu hal yang paling disayangkan dan tidak sesuai dengan imbauan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution, untuk mela...

Ratusan Anggota Banser dan Ormas Serang Rumah Ketua FPI DKI Jakarta

Gambar
Rumah kediaman Ketua Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Buya Abdul Majid, yang berlokasi di Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat diserang ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan puluhan massa yang diduga kelompok Ambon.  Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.40 WIB. Namun, sampai berita ini diturunkan, belum diketahui motif penyerangan tersebut.  Sejumlah warga yang kebetulan berada di lokasi menuturkan, kericuhan yang terjadi di depan kediaman Ketua FPI DKI Jakarta, Buya Abdul Majid, berawal saat datangnya ratusan massa yang diduga dari Banser dan kelompok Ambon tiba-tiba menyeruduk rumah yang beralamat di Keramat Lontar,Senen, Jakarta Pusat. "ini kejadiannya di rumah Buya Majid, ketua FPI DKI yang diserang Ambon dan Banser. sangat tiba-tiba. Sebagian merapat ke sana tapi sebagian di Markas FPI Petamburan," kata Alby Alatas melalui akun twitternya.  Warga Lainnya, Abdullah juga menginformasikan hal serupa. Menurutnya, kericuhan terjadi karena massa da...

Kapolres: Terbakarnya Mobil di Dekat Lokasi Ceramah Habib Rizieq Jangan Dibesar-besarkan

Gambar
Polres Jakarta Timur masih terus menyelidiki terbakarnya mobil Avanza yang diduga ditujukan untuk meneror Habib Rizieq Shihab di Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi pun belum dapat memastikan motif motif yang melatarbelakangi terbakarnya mobil tersebut.  Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan, dalam insiden terbakarnya mobil dekat acara tablig akbar di kawasan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Minggu dinihari tadi, tak ada ledakan sebagaimana yang disebutkan FPI."Bukan ledakan itu, jadi cuma terbakar saja. Jangan dibesarkan-besarkan," ujar Andry pada wartawan, Minggu (16/4/2017). Andry menerangkan, saat kejadian ada sejumlah anggota kepolisian yang saat itu sedang berada di lokasi dan turut mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Apalagi, saat kejadian lokasinya berdekatan pula dengan Polsek Jatinegara. "Ada Kapolsek Kramat Jati sedang mengamankan tawuran juga dekat situ. Lagian juga kan deket Polsek Jatinegara itu. Ada (anggota) yang d...

WARGA KESAL: JANGAN PENJARAKAN ANDI LALA CS, KUBUR SAJA LANGSUNG DI SEBELAH MAKAM KORBAN!

Gambar
Kebiadaban Andi Lala Cs melakukan pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar membuat kambuh darah tinggi warga Medan. Hal ini terlihat saat warga mengetahui kepolisian berhasil menangkap komplotan sadis tersebut. Bahkan sangking kesalnya, beberapa warga meminta Andi Lala Cs tidak usah dipenjarakan, tapi langsung dikubur di sebelah makam korban. "Manusia sadis kayak Andi Lala itu nggak usah dipenjarakan. Sayang uang negara habis buat ngasi makan dia. Mending langsung dikuburkan samping makam korban," ujar Bambang (30). Lain lagi dengan Wewen (37), warga Mabar yang berprofesi sebagai penjual bakso keliling. Ia ingin agar Andi Lala Cs diberikan ke ternak buaya di Asam Kumbang. "Lemparkan aja ke kolam buaya di Asam Kumbang. Biar kenyang buaya-buaya itu," sambungnya dengan semangat. Adapun kronologis penangkapan disebutkan bahwa keberadaan tersangka pembunuh keji itu sudah diketahui sejak Jumat malam, (14/4), namun karena tersangka berada di rumah warga yang sedang berpesta...