Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

NETIZEN : KALAH DI JAKARTA, DITOLAK DI BALI, JADI GUBERNUR DI NEGERI JIN AJA !!

Gambar
Kesialan Ahok belum berujung. Setelah kalah telak di Jakarta, Ahok terancam masuk penjara. Petisi relawan Ahok yang mendaulatnya menjadi gubernur Bali juga ditolak warga Bali. Akhirnya Ahok digadang-gadang menjadi gubernur negeri Jin. Ide ini mengemuka setelah sebelumnya paranormal pendukung Ahok, Mbah Mijan berjibaku mengerahkan ribuan jin demi memenangkan Ahok. Jadi bisa dipastikan, pendukung Ahok di alam Jin sudah cukup banyak. Tidak perlu kampanye keluar biaya mahal lagi. Lagi pula, di alam Jin sudah menunggu Iwan Bopeng yang hingga kini tidak diketahui rimbanya. Daripada sibuk membuat petisi Ahok Gubernur Bali yang akhirnya ditolak warga Bali, mendingan para pendukung Ahok mulai gencar mengajak teman Ahok untuk segera bermigrasi ke alam Jin demi mendukung idola mereka. Pendukungnya ada, dukunnya juga ada, tinggal niat untuk bermigrasi... Ada atau tidak ya?[Sumber : rakyatsumatera.com ]

Sandiaga : "Gaji Wagub Saya Untuk Kaum Dhuafa, Penghasilan Saya Sebagai Pengusaha Sudah Lebih Dari Cukup Menghidupi Keluarga"

Gambar
Anies Baswedan hampir pasti akan menjabat gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 bersama Sandiaga Uno sebagai wakilnya. Sandi jauh-jauh hari menjanjikan, jika terpilih dalam Pilkada DKI Jakarta seluruh gajinya sebagai wakil gubernur akan diberikan untuk kaum dhuafa. Berbeda dengan Sandiaga, Anies mengaku akan mengambil gajinya sebagai gubernur. Gaji tersebut digunakan untuk menafkahi keluarga. Mantan rektor Universitas Paramadina ini memang bukan berlatar belakang pengusaha. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Anies beda jauh jika dibandingkan dengan Sandi. "Ya saya bukan pengusaha, ya hidupnya digaji," kata dia di Jakarta, Senin (24/4). Sejak masih bakal calon wakil gubernur atau belum ditetapkan secara resmi oleh KPU DKI, Sandi berjanji tak akan mengambil gajinya. Sandiaga akan bekerja sama dengan lembaga penerima zakat untuk mengelola dan menyalurkan pendapatannya kepada yang lebih membutuhkan. "Seandainya saya jadi wagub, semua pendapa...

Ramalan Meleset, 1.000 Jin Mbah Mijan Gagal Menangkan Ahok, Beginilah Cara Dia Ngeles

Gambar
Paranormal Mbah mijan diserbu netizen. Pasalnya sebelum pemilihan Mbah Mijan sesuambar akan menurunkan 1.000 jin untuk mengawal Pilkada. Paranormal ini juga sebelumnya meramal jika Ahok-Djarot akan terpilih kembali. “Selamat kepada bapak Purnama dan bapak Hidayat, atas terpilihnya kembali, semoga amanah, Amiin,” tulis Mbah Mijan di twiternya Februari lalu. Nah bagaimana jadinya setelah Ahok-Djarot dinyatakan kalah versi hitung cepat? Melalui akun twitternya Mbah Mijan menyampaikan permintaan maafnya. “Mohon maaf kepada seluruh pendukung Ahok-Djarot, kita sudah bekerja keras maximal, namun inilah kehendak Tuhan, Selamat kepada Anies-Sandi,” tulis Mbah Mijan. Mbah Mijan juga mengungkapkan hasil penerawangannya soal dampak yang akan melanda Jakarta jika bukan Anies-Sandi yang menang. “Saya katakan sejujur-jujurnya, bahwa kemenangan nomor 3 adalah yang terbaik untuk warga Jakarta, untuk keamanan rakyat yang tak berdosa.” Ia juga mengungkapkan jika apa yang terjadi di ibu kota pada dini har...

SURAT TERBUKA NETIZEN ACEH INI TAMPAR KERAS PENDUKUNG AHOK!

Gambar
Ramai Pilkada di Jakarta terasa hingga satu nusantara. Tak terkecuali para rakyat Aceh yang menginginkan agar Jakarta dipimpin oleh gubernur muslim. Hal ini membuat para pendukung Ahok menjadi kepanasan dan meminta agar rakyat Aceh tidak ikut campur masalah pilkada Jakarta. "Urus saja Pilkada Aceh yang kisruh itu!" kata seorang pendukung Ahok dengan emosi. Hal ini membuat seorang netizen berdarah Aceh membuat sebuat surat terbuka yang isinya sangat menampar kesombongan pendukung Ahok. Kepada Yth Saudaraku Warga Jakarta Banyak yang nanya, ngapain sih Orang Orang Aceh ikutan Rese ikut campur soal Pilkada Jakarta...? Oke, saya sebagai orang Aceh yang pendidikannya paling rendah n kerjanya cuma jualan di warung kecil kecilan...akan menjawab... Pertama,  Anda harus pahami sejarah, bahwa Jakarta yang dulunya bernama Jayakarta atau oleh Kompeni Belande disebut Batavia ampe di juluki Betawi...itu didiriikan oleh Orang Aceh bernama Fatahillah, tepatnya dari Kesultanan Pasee (Silahkan ...

Kesal Ditanya Soal Survei yang Menangkan Anies, Mega Semprot Wartawan

Gambar
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kesal kepada salah satu wartawan televisi yang dinilainya kurang sopan dalam mengajukan pertanyaan. Hal itu terjadi usai Presiden RI kelima itu mencoblos di TPS 27, Jl. Kebagusan Dalam IV, Jagakarsa. Usai mecoblos Mega menyempatkan diri mengunjungi bazar makanan ala Betawi. Usai melakukan kunjungan, Megawati pun menyediakan waktu untuk doorstop atau wawancara dengan wartawan, awalnya Mega tampak senang dan memiliki mood yang bagus. "Ayo mau nanya apa ini," kata Mega kepada wartawan didepan rumahnya, Kebagusan, Rabu (19/4/2017). Sontak salah satu wartawan televisi langsung menyerobot pertanyaan. Wartawan itu menanyakan tentang hasil survei beberapa lembaga survei yang menempatkan pasangan Ahok-Djarot berada dibawah pasangan Anies-Sandi. style="text-align: justify;">  "Ibu bagaimana tanggapannya tentang survei pasangan Ahok-Djarot (suaranya dibawah)," tanya wartawan televisi tersebut. Mega yang didampingi p...

Polisi Kawal Pembagian Sembako Tim Ahok-Djarot, Ini Alasan Polri

Gambar
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul angkat bicara soal adanya kepolisian yang ikut mengawal pembagian sembako yang dilakukan tim Ahok-Djarot di wilayah DKI. Martinus berdalih, kehadiran aparat kepolisian murni sebagai pengamanan, sebagaimana tugas aparat untuk menjaga semua kegiatan masyarakat. "Itu murni pengamanan," ucap Martinus di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/4/2017). Martinus mengaku tidak mengetahui jika pengamanan itu diduga ada unsur pelanggaran. "Berkaitan dengan pengamanan kegiatan masyarakat tentu polisi hadir apakah itu kemudian ada suatu adanya pelanggaran di situ, bukan polisi mendukung pelanggaran itu. Itu prinsipnya harus dilihat hadir situ untuk mengamankan, tapi dalam pengamanan ada pelanggaran, bukan berarti polisi mendukung pelanggaran itu," ucapnya. Ia berharap, pihak kepolisan tidak dikaitkan-kaitkan dalam pengamanan pembagian sembako yang diduga adanya pelanggaran. Pasalnya, dua konteks itu sangat berbeda. "Saya kira haru...

Geger! Wanita Ini Siap Potong Payudaranya Jika Anies-Sandi Menang

Gambar
Jagad dunia maya kembali dihebohkan dengan kemunculan video seorang wanita paruh baya. Isinya mengejutkan,  si wanita sesumbar siap memotong payudaranya usai Pilkada DKI Jakarta. Syaratnya, jika pasangan calon nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Saniaga Uno bisa mengalahkan Ahok-Djarot. Sejak tadi malam (14/2), videonya beredar luas di grup-grup WhatsApp.  Adapun identitas wanita dalam video berdurasi dua menit sembilan detik tersebut belum dieketahui.   Di dalam video, sang wanita yang memiliki rambut lurus sebahu itu mengenakan kacamata dan kaos lengan pendek hijau toska juga celana pendek ungu. Dilihat dari latar video, dia duduk di belakang rumah di bagian dapur atau kamar mandi. Terlihat juga sebuah sumur dengan kerekan dan timba di bibir sumur. "Hai Linglung, masih ingat nggak, kalau dulu Ahok menang kamu bilang potong kuping. Nah, sekarang saya, emak-emak, seandainya Anies-Sandi besok menang saya rela potong payudara saya," begitu dia membuka tantangannya. "Ingat,...

Ini Jawaban Zakir Naik Soal Al-Maidah 51

Gambar
Cendekiawan Muslim asal India Zakir Abdul Karim Naik akan melakukan safari dakwah di Indonesia selama April 2017 mendatang. Namun sebelumnya, ia menyempatkan diri berkunjung ke Parlemen menemui Ketua MPR, Zulkifli Hasan di Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (31/3). Saat berdialog, Zakir sempat menjawab pertanyaan awak media terkait bagaimana pandangannya terhadap surat Al-Maidah ayat 51. Sebagaimana diketahui, ayat tersebut menjadi kontroversial lantaran perkataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini sebagai terdakwa kasus penistaan agama. “Biarkan umat yang percaya. Misal, tidak berteman dengan yahudi. Mereka hanya bersahabat dengan dirinya sendiri. Itu bukan berarti kita tidak boleh bicara dengan mereka. Artinya apabila kita menjaga persahabatan itu tidak masalah,” ujar Zakir. Alquran, kata dia, sebagai pelindung umat islam. Dan islam mencari perlindungan kepada Allah. “Kita harus berbaik sangka. Untuk pelindung ada banyak ayat lain. Sebagai teman dan pelindung, ada du...

Suratku Untukmu, Tuan Presiden

Gambar
Pak Presiden, sadarkah jika dahulu umat Islam tak berpolitik, maka kita tidak akan menjadi keluarga besar bernama Indonesia? Pak Presiden, ajakanmu memisahkan agama dari politik adalah justru ahistoris dengan para pendahulu kita. Sebab, saham terbesar kebangkitan dan kemerdekaan ini elemen agama, tuanku. Pak Presiden, sadarkah engkau bahwa usia agama lebih lama dari pada usia negara kita. Dahulu Imam Bonjol, pangeran Dipenogoro, Teuku Umar, Cut Nyak Din, Panglima Polim, Pangeran Badaruddin, Sultan Hasanuddin, dan lainnya, belum mengenal bendera Merah Putih. Belum mengenal lagu Indonesia Raya dan Pancasila. Mereka angkat senjata  usir para penjajah karena perintah agama tuanku, belum ada pemilu apalagi pilkada kala itu, tuanku. Pak Presiden, pernyataanmu pisahkan agama dan politik agar rakyat tahu mana agama dan mana politik? Itu bermakna banyak tuan presiden. Pertama agama dianggap "sumber masalah", ketika dia masuk ke politik. Kedua, menganggap agama terlalu sakral dan suci ...

Wakil Ketua DPD PDIP Bali : "Babi Aman Dikonsumsi, Salah Besar Kalau Mengkambing Hitamkan Babi".

Gambar
Suasana Sekretariat DPD PDI Perjuangan Bali di Renon, tidak seperti biasanya kemarin (21/3). Sepintas suasana di gedung yang didominasi warna merah itu seperti acara syukuran dengan menu utama babi guling. Acara yang digagas Wakil Ketua DPD PDIP Nyoman Parta itu dihadiri pakar peternakan Unud dan awak media sembari menyantap babi guling bersama. Parta mengatakan, babi bukanlah penyebab tunggal meningitis. Di samping bakteri, ada juga virus, jamur, dan parasit. Ia menyerukan kepada masyarakat agar jangan lagi takut mengonsumsi babi. Asalkan babi dimasak benar-benar matang, tentu saja aman bagi tubuh. “Jadi, salah besar kalau mengkambing hitamkan babi,” kata Parta bersemangat. Hasil survei terakhir pada Februari lalu tercatat ada 71 rumah makan babi guling di Denpasar dan Badung. Jadi, kata dia, untuk di Denpasar dan Badung saja 142 ekor babi guling diperlukan setiap hari untuk mensuplai rumah makan di dua wilayah tersebut. Tiga pakar dari Unud yang diundang adalah Peneliti Ternak Babi P...

Anies: Kenapa Ahok Getol Betul Soal Reklamasi?

Gambar
Calon gubernur DKI Jakarta nomor 3, Anies Baswedan mempertanyakan sikap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ngotot untuk mereklamasi pantai utara Jakarta walau sudah jelas melanggar aturan. “Kita semua heran kenapa Bapak Basuki getol betul soal reklamasi, betul-betul melanggar aturan. Sementara untuk rumah bagi rakyat kecil malah aturan yang dibuat alasan untuk tidak tidak memberikan,” Anies di Jakarta, Sabtu (18/3/2017). Anies pun juga mempertanyakan sikap Ahok perihal keputusan hukum PTUN yang memenangkan gugatan nelayan. “Saya ingin tahu sekarang, Pak Ahok menerima apa tidak tentang keputusan PTUN, mari Pak Ahok tegaskan menerima apa tidak keputusan PTUN,” ucapnya. Sebelumnya, Hakim memutuskan memenangkan gugatan nelayan atas keputusan Gubernur DKI tahun 2015 tentang pemberian izin reklamasi pulau F. “Menyatakan batal keputusan Gubernur DKI nomor 2268 Tahun 2015 tentang pemberian izin reklamasi pulau F kepada PT Jakarta Propertindo tertanggal 22 Oktober 2015,” kata Ketua Majelis Haki...

Lulung Di Pecat PPP, Lulung : "Jangan Paksa Saya Dukung Ahok"

Gambar
Ada kekuatan besar yang memaksa Abraham Lunggana alias Haji Lulung untuk mendukung pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat. Hal itu diungkapkan Lulung melalui pesan singkatnya kepada Rimanews, hari ini. "Jangan paksa saya untuk mendukung Ahok," kata Lulung. Ketua umum PPP Djan Faridz memecat Lulung dari keanggotaan PPP terhitung mulai hari ini, karena melanggar aturan partai. Lulung membelot dari kebijakan partai karena mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Sejak awal PPP mendukung pasangan Ahok-Djarot.  Kata Lulung banyak tawaran untuk mendukung Ahok, pasca kekalahan Agus-Sylvi, pasangan yang didukungnya di putaran pertama Pilkada DKI.  "Alhamdulillah saya masih istiqomah untuk menjaga marwah partai," kata Lulung. Namun Lulung menyatakan tetap pada pendiriannya untuk memenangkan pasangan Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta.  Dukung kepada Anies-Sandi, menurutnya merupakan suara umat yang harus dibela. Karena umatl...

Kepemimpinan Ahok Diprediksi Berakhir Tragis, Ini Tanda-tandanya!

Gambar
Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto memprediksi kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur DKI Jakarta bakal berakhir tragis.  Jika selama ini Ahok dipersepsikan sebagai sosok yang hebat dan jago, pada saatnya nanti bakal runtuh seiring dengan sejumlah kasus hukum yang menjerat sang gubernur, di penghujung jabatannya.  "Kasus penistaan agama, dugaan korupsi Sumber Waras, dana CSR, hingga pembelian lahan Cengkareng yang merugikan daerah ratusan miliar rupiah yang kini sedang diproses hukum akan mengantar Ahok pada posisi sulit. Sehingga saat yang bersangkutan telah diputuskan bersalah oleh pengadilan, kemudian dipenjara, kepemimpinan Ahokpun akan berakhir tragis," ujar dia, dalam acara diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (8/3). Sugiyanto mengatakan, sikap Ahok yang sejak awal ingin maju Pilkada DKI dengan cara yang arogan, yakni membentuk relawan Teman Ahok, tidak mau lewat jalur partai poltik, belakangan terbukti tidak benar. ...

Survei: Anies-Sandi Kalahkan Ahok-Djarot di Putaran Kedua

Gambar
Pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul atas pejawat Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat pada putaran kedua Pilkada DKI. Itu berdasarkan hasil survei dari Media Survei Nasional (Median) yang dirilis hari ini, Senin (6/3). Direktur eksekutif Median, Rico Marbun menjelaskan, hasil survei diambil dari 800 responden dari tanggal 21-27 Februari 2017. Dari sampel diambil secara acak. Menurut Rico, pasangan nomor urut tiga itu unggul sekitar enam persen dari Ahok-Djarot. Anies-Sandi memperoleh suara 46,3 persen. Sedangkan Ahok-Djarot mendapatkan suara 39,7 persen dan 14 persen menjawab ragu-ragu (undecided). "Kalau dilihat dari ini Anies unggul atas Ahok," ujar Rico, dalam konferensi persnya, di Resto Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat. Rico menambahkan, pendukung Agus-Sylvi juga tidak akan serta merta memilih pasangan Anies-Sandi di putaran kedua. Mereka juga ada yang mengalihkan dukungannya kepada Ahok-Djarot. Kendati demikian, kata Ric...

Maimun Zubair Utus Putranya ke Jakarta Sampaikan Dukungan ke Anies-Sandi

Gambar
Pengurus dan Ketua PPP Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Abdulloh Wafi Maimun Zubair menyatakan dukunganya kepada pasangan cagub-cawagub DKI nomor urut tiga Anies-Sandi. Dukungan dari putra Ketua Dewan Syuro PPP itu digelar di kawasan Cikini, Jumat (3/3/2017).  Cagub Anies yang datang secara langsung menemui Abdulloh mengucapkan terima kasih banyak kepadanya lantaran datang khusus ke Jakarta hanya ingin menyampaikan amanah dari Maimun untuknya bila terpilih menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022. "Maimum Zubair mengutus putranya untuk menyampaikan dukungan kepada kami dan berpesan agar menjaga amanah, dan tetap semangat memperjuangkan rakyat," ungkapnya. Terkait dukungan empat partai pengusung AHY-Sylvi, pastinya akan mengusung Anies-Sandi pada putaran kedua. Sebab, selain memiliki kesamaan visi-misi, Gerindra-PKS dengan keempat partai tersebut merupakan keluarga yang pernah bersatu dalam proses jelang pendaftaran Pilkada akhir tahun lalu. "Meskipun petinggi partai di pu...

Kisah Pensiunan TNI AL yang Berani Menampar Prabowo Subianto

Gambar
Azwar Syam, seorang pensiunan TNI Angkatan Laut dengan pangkat terakhir kolonel, menjadi sosok yang cukup dibicarakan di Palu, Sulawesi Tengah. Bagaimana tidak, Azwar diketahui sebagai orang yang berani menampar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, saat berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/02/2017). Tangan Azwar Syam menampar keras pipi mantan Danjen Kopassus tersebut. Namun, tamparan itu tidak membuat Prabowo marah. "Saya rindu dengan tamparannya," kata Prabowo Subianto sambil tersenyum. Ya, Prabowo tengah bernostalgia bertemu Azwar Syam, saat melakukan kunjungan ke Palu. Karena itu, saat bertemu Azwar Syam, Prabowo meminta lelaki tua itu menampar pipinya. Azwar Syam merupakan pelatih Prabowo saat sedang menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata RI atau Akabri. Azwar Syam dinilai Prabowo sebagai pelatih yang paling keras terhadap para taruna Akabri saat itu. Namun, kerasnya Azwar Syam punya alasan, yaitu bagaimana menanamkan kedisiplinan te...

Paus: Ateis Lebih Baik Dari Orang Katolik Yang Munafik

Gambar
Paus Fransiskus mengatakan kepada para pengikutnya, lebih baik menjadi seorang ateis daripada menjadi orang Katolik yang menjalani kehidupan ganda yang munafik. "Begitu banyak orang Katolik seperti itu," katanya Kamis (23/2) dalam misa pagi di kediamannya di Vatikan, seperti dikutip VOA Indonesia, hari ini. "Ada orang yang mengatakan 'saya sangat Katolik, saya selalu pergi ke Misa, saya ikut pekumpulan ini dan itu,” kata kepala Gereja Katolik yang mempunyai 1,2 miliar pengikut, menurut transkrip Radio Vatikan. Tetapi, tambahnya, orang-orang itu juga harus mengatakan, "'Hidup saya tidak sesuai dengan iman Kristiani, saya tidak membayar gaji karyawan dengan memadai, saya mengeksploitasi orang, melakukan bisnis kotor, mencuci uang, dan munafik'." Paus kemudian mengutip ucapan yang sering didengarnya: "Daripada menjadi seorang Katolik seperti itu, lebih baik menjadi seorang ateis." Paus Fransiskus sebelum ini telah mengejutkan gereja dengan si...

Ahok: Kalau Terpilih, Saya Jamin, Orang-orang Itu Tak Ada Lagi di DPRD

Gambar
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seolah tak mau ambil pusing soal adanya empat fraksi di DPRD DKI yang memboikot rapat dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Menurut Basuki, hal itu justru akan merugikan partai-partai tersebut. "Nanti juga dihukum orang pas 2019 kok," ujar Basuki atau Ahok dalam program Mata Najwa, Rabu (22/2/2017). Pada 2019 nanti, akan ada pergelaran pemilihan legislatif. Ahok tidak tahu apakah nantinya dia akan terpilih kembali menjadi gubernur atau tidak. Jika terpilih, dia yakin partai yang fraksinya melakukan aksi boikot tersebut tidak akan dipilih oleh banyak warga pada pemilihan legislatif 2019. "Saya juga enggak tahu 2019 jadi gubernur atau tidak, tetapi kalau saya terpilih nih, dipercaya orang Jakarta, saya jaminlah itu partai, orang-orang itu, enggak ada lagi di DPRD," ujar Ahok. Ahok juga menilai aksi boikot itu tidak berpengaruh besar. Sebab, pembahasan APBD DKI 2017 sudah disahkan dan sudah dijalankan. Adapun empat fra...

Djarot Menyatakan Tak Kenal Dengan Iwan Bopeng

Gambar
Ketua DPP PDIP bidang Pengkaderan dan Organisasi, Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak tahu menahu soal intimidasi yang dilakukan Fredy Tahuney alias Iwan Bopeng di TPS 27 Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.  Bahkan, dia menyatakan tak kenal dengan Iwan yang ketika itu mengenakan kemeja kotak-kotak sebagai seragam kampanye dirinya. "Coba dicek aja siapa itu? Apa betul Timses kita? Enggak tahu saya (Iwan Bopeng), saya tahu Iwan yang lain," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta, hari ini. Belakangan, nama Fredy Tahuney alias Iwan Bopeng cukup kerap mengisi pemberitaan sejumlah media massa di Ibu Kota. Nama pria itu menjadi terkenal lantaran ulahnya membuat keributan di TPS 27 Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, pada hari pelaksanaan Pilkada DKI 2017, Rabu pekan lalu.  Menurut rekaman video yang tersebar di laman Youtube, Iwan ketika itu sempat mengamuk sambil melontarkan kalimat "tentara gue potong di sini, apalagi elu'. Tak pelak, kata-katanya itu menuai kemarahan banyak o...

Sulit dimengerti ada TPS yang suaranya 100 persen

Gambar
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menilai ada yang salah dalam rekapitulasi penghitungan suara dalam Pilkada DKI, terkait adanya TPS yang memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. "Sangat sulit dimengerti ada TPS yang bisa suaranya 100 persen untuk salah satu paslon. Terjadi masalah rekapitulasi dan ini menjadi perhatian kita," kata Ferry saat dihubungi Rimanews, hari ini. Pada pencoblosan Pilkada DKI Jakarta kemarin ada TPS yang memenangkan pasangan Ahok-Djarot dengan suara 100 persen. Salah satu contoh di TPS 32 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Ahok-Djarot mendapatkan 449 suara, sementara dua pasangan lain nihil dan tidak sah sebanyak 3 suara. Padahal menurut Ferry, yang juga juru bicara tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pasti ada suara untuk pasangan lainnya, dari saksi yang hadir di tiap-tiap TPS. "Kami melihat kecurangannya bukan di TPS karena data rekapnya bermasalah," ujar Ferry. Keadaan ini n...